Fungsi dan Cara Kerja Winglet MotoGP

Diera MotoGP modern tahun 2015 adalah tahun pertama Winglet digunakan pada ajang balap kasta tertinggi motor roda 2. Pada tahun 2016 Ducati pertama kali memperkenalkan winglet yang terpasang di fairing samping, pada saat itu Gigi Daligna mengungkapkan aero winglet ini 99% tidak akan digunakan untuk race karena memang pada saat ini di uji coba pada tes pra musim di sepang.

#Fungsi Winglet MotoGP

Nah pertama kita bahas Fungsi Winglet MotoGP yang fungsinya untuk menambah daya tekan kebawah untuk mencegah wheelie atau kondisi dimana roda depan terangkat yang mana kondisi tersebut memang sangat natural untuk kendaraan roda 2.

Sebenarnya untuk mengurangi efek wheelie masing-masing pabrikan memiliki fitur elektronik yang diberinama anti wheelie, yang cara kerjanya adalah dengan sedikit menurunkan power mesin sehingga roda depan kembali menyentuh aspal. Nah “mengurangi power” tentu menjadi sebuah kerugian saat bertarung dengan pembalap lainnya.

Olek karennya Winglet adalah cara yang tepat untuk menambah kemampuan anti wheelie tanpa harus mengurangi power saat di bejek di trek lurus.

#Cara Kerja Winglet MotoGP

Ketika kendaraan melaju ke arah depan secara alami akan mendapatkan gaya berlawanan ke arah belakang yang mana nama ilmiahnya adalah drag. Secara sederhanya winglet ini berfungsi untuk membiaskan gaya drag ke arah belakang menjadi ke arah bawah dengan istilah yang paling popular adalah Down Force atau gaya tekan kebawah.

Nah kali ini kita bahas secara ilmiah, ketika sebuah benda bertabrakan dengan partikel udara maka permukaan bidang bagian depan akan memiliki tekanan udara yang lebih tinggi sedangkan bagian belakang memiliki tekanan yang lebih rendah. Hukum fisika yang berlaku adalah udara akan bergerak dari tekanan yang tinggi ke tekanan yang lebih rendah, oleh karenanya saat melaju ke arah depan bagian belakang akan memiliki tekanan yang lebih rendah.

Hukum fisika inilah yang diterapkan pada winglet motoGP, permukaan winglet di buat miring dimana bagian depan dibuat lebih rendah dibandingkan dengan belakang yang disebut dengan angle attack. Semakin landai sudut kemiringan maka daya tekananya semakin rendah sedangkan semakin tegak tekananya semakin tinggi.

Oleh karenanya tekaan udara tidak lagi ke arah belakang melainkan ke arah bawah sesuai dengan permukaan bidang winglet. Dimana permukaan atas winnglet memilikin tekanan udara yang lebih besar jika di bandingkan dengan permukaan di bawah winglet sehingga akan memberikan daya tekan ke bawah atau down force. wdy.

Seseorang yang punya minat di otomotif dan web development. mencoba menyalurkan minatnya dengan menulis di blog ini dan blog satunya. Saat ini juga mencoba untuk membuat konten di youtube.

You Might Also Like

Leave a Reply